BPPKB Banten HDS Siapkan Deklarasi, Jumlah Anggota Capai 5.000 Orang
| BPPKB Banten HDS Siapkan Deklarasi, Jumlah Anggota Capai 5.000 Orang |
Ketua Umum BPPKB Banten HDS, Dr. Adi Kurnia Setiadi, S.H., M.H., mengatakan deklarasi akan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) untuk menyusun program kerja dan arah organisasi selama lima tahun ke depan.
“Dalam waktu dekat kami akan deklarasi, kemudian dilanjutkan Mukernas untuk menyusun program kerja dan arah organisasi lima tahun ke depan,” kata Adi dalam wawancara, Senin, 10 Agustus 2026.
Menurut Adi, BPPKB Banten HDS saat ini telah berbadan hukum. Logo dan gambar organisasi juga telah didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Organisasi tersebut mengusung motto “Berilmu, Berakhlak, Bertakwa.”
Adi mengatakan BPPKB Banten HDS telah sembilan kali mendapat undangan dari Mabes Polri maupun Polda Metro Jaya untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dan penyuluhan.
Salah satunya adalah kegiatan pembinaan dan penyuluhan bersama Ditbinmas Polda Metro Jaya di Jakarta Timur pada 28 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, pengurus dan anggota mendapat pembinaan mengenai wawasan kebangsaan, kesadaran hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat, serta peran organisasi kemasyarakatan.
Menurut Adi, kegiatan pembinaan menjadi bagian penting untuk meningkatkan pemahaman anggota mengenai hukum dan batas kewenangan organisasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa anggota ormas bisa humanis, bukan lagi arogan,” ujarnya.
BPPKB Banten HDS, lanjut Adi, siap membangun komunikasi dan sinergi dengan kepolisian serta berbagai elemen masyarakat.
Selain bidang sosial dan kemasyarakatan, BPPKB Banten HDS juga mendorong anggotanya memiliki pemahaman politik.
Adi mengatakan anggota ormas tidak boleh hanya menjadi objek mobilisasi politik. Mereka perlu memahami sistem politik, kebijakan publik, serta cara berpartisipasi dalam politik secara konstitusional.
“Anggota ormas harus melek politik,” tegasnya.
Ia mencontohkan Ketua DPC BPPKB HDS Pandeglang yang juga merupakan anggota DPRD. Menurut Adi, kondisi tersebut menunjukkan anggota ormas dapat mengambil peran di ruang politik melalui jalur konstitusional.
BPPKB Banten HDS juga mulai memperkuat struktur organisasi di tingkat daerah.
Pada awal Juli 2026, jajaran pengurus BPPKB Banten HDS DPC Kabupaten Serang bersilaturahmi dengan Adi Kurnia Setiadi di Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi dan persiapan kepengurusan definitif di tingkat daerah.
Adi mengatakan penguatan struktur diperlukan agar program dan arah organisasi dapat berjalan hingga tingkat daerah.
Selain memperkuat struktur organisasi, Adi mengatakan BPPKB Banten HDS ingin mengubah citra ormas yang selama ini kerap dikaitkan dengan sikap arogan.
Menurutnya, anggota harus mampu menunjukkan sikap humanis, menghormati hukum, menjaga ketertiban, serta memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Saya ingin organisasi ini membawa perubahan. Stigma ormas yang arogan bisa diubah. Ormas harus menjadi solusi, bukan menjadi beban,” kata Adi.
Ia berharap sekitar 5.000 anggota BPPKB Banten HDS dapat diarahkan menjadi kekuatan positif melalui kegiatan sosial, budaya, seni, gotong royong, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya. [07/Red]
Mantaap bapak ketua umum
BalasHapus