Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

LKPJ 2025: Realisasi APBD Pandeglang Tembus Rp2,6 Triliun, SILPA Rp8,6 Miliar

penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pandeglang dalam rapat paripurna DPRD, Selasa (31/3/2026). Foto: Pandeglang XYZ

PANDEGLANG XYZ - Pemerintah Kabupaten Pandeglang mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 mencapai lebih dari Rp2,6 triliun. Data tersebut terungkap dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pandeglang dalam rapat paripurna DPRD, Selasa (31/3/2026).

Dalam laporan tersebut, realisasi pendapatan daerah tercatat sebesar Rp2.608.725.163.395 atau 96,93 persen dari target Rp2.691.384.557.859.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp2.606.963.727.082 atau 96,62 persen dari total anggaran Rp2.698.256.084.184.

Rincian Pendapatan dan Belanja

Pendapatan daerah ditopang oleh:

Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp307,29 miliar (88,79%)

Pendapatan transfer: Rp2,30 triliun (98,13%)

Sedangkan belanja daerah terdiri dari:

Belanja operasi: Rp1,97 triliun (97,27%)

Belanja modal: Rp158,94 miliar (92,90%)

Belanja tidak terduga: Rp1,07 miliar (47,04%)

Belanja transfer: Rp472,65 miliar

SILPA 2025 Capai Rp8,6 Miliar

Dari realisasi tersebut, Pemkab Pandeglang mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun 2025 sebesar Rp8.632.962.913.

Selain itu, realisasi pembiayaan daerah berasal dari penerimaan sebesar Rp8 miliar lebih, yang sebagian besar merupakan SILPA tahun sebelumnya. Pembiayaan netto tercatat Rp6,87 miliar.

Kinerja Pemerintahan dan Indikator

Dalam LKPJ juga disampaikan capaian kinerja berbasis fungsi pelayanan umum, di antaranya:

Realisasi anggaran pelayanan umum: Rp776,42 miliar (95,98%)

Indeks Reformasi Birokrasi: 79,84 (107,17% dari target)

Nilai SAKIP: 70,54 (99,94%)

Rasio kemandirian keuangan daerah: 11,77 (92,82%)

Indeks pelayanan publik: 4,41 (105,5%)

Arah Kebijakan: Infrastruktur hingga Penurunan Stunting

Dalam paparannya, Bupati juga menegaskan arah kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam visi “Pandeglang Maju melalui Infrastruktur Mantap, Pertumbuhan Ekonomi, dan Keluarga Sejahtera”.

Empat fokus utama pembangunan meliputi:

Peningkatan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah

Penguatan daya saing ekonomi dan investasi

Peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penurunan kemiskinan ekstrem dan stunting

Reformasi tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

Meski realisasi anggaran tergolong tinggi di atas 96 persen, masih terdapat beberapa catatan, terutama pada rendahnya serapan belanja tidak terduga yang hanya 47,04 persen serta rasio kemandirian keuangan daerah yang masih relatif rendah. [JDN]

Posting Komentar untuk "LKPJ 2025: Realisasi APBD Pandeglang Tembus Rp2,6 Triliun, SILPA Rp8,6 Miliar"