SPPG Pandeglang 3 Akui Temuan Ulat di Menu MBG SDN Pandeglang 4, Kepala SPPG: Jadi Bahan Evaluasi
![]() |
| SPPG Pandeglang 3 Akui Temuan Ulat di Menu MBG SDN Pandeglang 4, Kepala SPPG: Jadi Bahan Evaluasi |
PANDEGLANG XYZ - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandeglang 3 akhirnya angkat bicara terkait temuan ulat sayur dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pandeglang 4. Kepala SPPG Pandeglang 3, Panca Adi Nugroho, mengakui adanya temuan tersebut dan memastikan hal itu menjadi bahan evaluasi serius bagi pengelola dapur.
Panca Adi Nugroho, didampingi ahli gizi Rahma, menjelaskan bahwa ulat ditemukan pada dua porsi menu MBG yang disajikan kepada siswa.
“Kami tidak menampik adanya temuan tersebut. Ulat ditemukan pada dua porsi. Terus terang saya juga bingung, karena sebelum disalurkan, semua sudah melalui pemeriksaan secara seksama,” kata Panca, Jumat.
Menurutnya, jenis ulat yang ditemukan merupakan ulat sayur pada menu salad. Ia menyebut, keberadaan ulat tersebut mengindikasikan bahwa sayuran yang digunakan merupakan sayuran organik yang tidak menggunakan pestisida.
“Jenisnya ulat sayur pada salad. Itu menandakan sayurannya bagus, tidak memakai pestisida, dari sayuran organik,” ujarnya.
Meski demikian, Panca menegaskan pihaknya tidak akan menjadikan hal tersebut sebagai pembenaran. Ia memastikan kejadian ini menjadi evaluasi menyeluruh dalam proses sortir dan pencucian bahan pangan.
“Temuan itu menjadi bahan evaluasi untuk kami agar hal serupa tidak terjadi lagi. Padahal sebelum disalurkan, semua menu kita cek dulu. Kita pastikan menu MBG bergizi dan layak dikonsumsi. Saya juga tidak berani memberikan makanan yang tidak benar,” tegasnya.
SPPG Pandeglang 3 sendiri baru berjalan selama dua pekan. Saat ini, layanan MBG menjangkau tiga sekolah dasar, tiga taman kanak-kanak, satu SMA, serta empat kelompok B3.
Panca menambahkan, sebelumnya menu sayuran juga pernah disalurkan ke SDN Kabayan 1 tanpa adanya temuan serupa.
“Temuan ulat baru terjadi di SDN Pandeglang 4. Sebelumnya di SDN Kabayan 1 menunya juga sayuran, tapi tidak ada temuan ulat,” katanya.
Sementara itu, PIC SPPG Pandeglang 3, Rendi, mengakui bahwa sayuran memiliki risiko tinggi terkontaminasi ulat, meskipun telah melalui proses pemeriksaan oleh petugas dapur.
“Sayuran ini memang berisiko tinggi terkait ulat. Ini menjadi kelalaian dari kami. Jelas ini evaluasi besar bagi kami, dan kami jamin hal seperti ini tidak akan terjadi lagi,” ujarnya.
Pihak SPPG Pandeglang 3 memastikan akan memperketat standar operasional prosedur (SOP), terutama dalam proses sortir, pencucian, dan pengecekan akhir sebelum distribusi menu MBG ke sekolah-sekolah penerima manfaat. [*/Red]

Posting Komentar untuk "SPPG Pandeglang 3 Akui Temuan Ulat di Menu MBG SDN Pandeglang 4, Kepala SPPG: Jadi Bahan Evaluasi"